Shelbyra Fitri "다비치"

"God grant me the serenity to accept the things I cannot change; courage to change the things I can; and wisdom to know the difference"

Day 1 : Curug Cilember

Bismillah, perjalanan jalan-jalan saya dan Ratih dimulai dari pengen liburan akhir tahun. Awalnya pengen ke Sukabumi tapi gak dapat tiket kereta karena baru kepengen beli itu pas tanggal 29 Des . Terhitung mulai tanggal 1 Jan 2016, kereta Bogor Sukabumi tidak dipesan via web tapi harus datang ke loket maks 1 bulan sebelum keberangkatan

Punya banyak planning liburan tapi yang bisa one day trip aja dan akhirnya memutuskan ke Curug Cigamea dan Curug Seribu yang ada di kaki Gunung Salak. Saya sudah beberapa kali kesana dan menemani Ratih saja karena dia belum pernah ke sana.

Malam sebelumnya, ibu saya bilang ke Curug Cilember,katanya Beliau melihat di TV dan langsung saja saya googling dan informasi yang ada mengatakan bahwa di area Curug Cilember ini terdapat 7 curug yang bisa dikunjungi. Selain itu ada konservatorium kupu-kupu, wah bakalan indah banget pastinya : )

Jam 7 kami menaiki kereta ke Bogor dengan tiket kereta Rp 15.000/orang sudah termasuk deposit Rp 10 ribu yang bisa direfund saat pengembalian tiket kereta. Berhubung kami belum sarapan, kami makan soto berdua Rp 20 ribu dan lanjut naik ankot 01 ke Sukasari dengan bayar Rp 5 ribu/orang. Turun di Sukasari lanjut naik angkot ke Cisarua dan bayar Rp 7 ribu/orang dan turun di Hankam dan ganti dengan naik ojek sebesar Rp 25.000/orang.

Untuk masuk kawasan Curug Cilember, dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15 ribu/orang dan mengunjungi 7 curug yang jalur tracknya bisa bikin dengkul linu. Jalur yang parah dan terjal yaitu menuju Curug 2 dan tidak banyak orang yang ke Curug ini dikarenakan lokasinya yang tinggi dan jalur nya terjal dan sulit untuk dilalui. Alhasil dari 7 Curug ,kami hanya berhasil mengunjungi 3 Curug yaitu Curug 7,Curug 5 dan Curug 2.

Dari Curug 2 ,kami mengalami kendala karena kami tidak bisa turun dikarenakan jalur track yang kami sempat naiki kini penuh dengan lumpur dan licin. Saya saja sampai jatuh 2 kali bolak balik. Anehnya kami bertemu dengan guide yang menjadi guide bagi pasangan Arab dan dia sama sekali tidak menolong kami untuk bisa turun....daammm

Alhamdulillah, Allah mengirimkan bantuannya untuk kami dimana ada anak-anak remaja sekitar 4 orang dan 2 dari mereka menawarkan bantuan ke kami supaya bisa turun dari areal yang licin dan terjal tersebut. Setelah turun pun, kami ditawari beristirahat sebentar di tenda mereka.
Oh iya, mereka ini adalah anak-anak dari SMP dan STM yang ada di Cibarusah Cikarang dan moral mereka amatlah bagus dibandingkan guide yang tidak menolong kami sama sekali

Selesai dari Curug Cilember, kami naik ojek dengan biaya yang sama Rp 25 ribu/orang dan naik angkot ke perempatan Ciawi menuju Sukabumi dengan membayar Rp 5.500/orang. Dari Ciawi kami naik bus ke Sukabumi dengan membayar Rp 15 ribu dan tidur diperjalanan karena perjalanan Ciawi - Sukabumi memakan waktu sekitar 3-4 jam dan kami mencari penginapan murah di Jalan Bhayangkara di wisma Melati tapi ternyata sudah penuh karena moment malam tahun baru.

Alhamdulillah nya kami ditawari oleh istri supir angkot untuk tidur di rumah kontrakannya karena mereka habis jalan-jalan sekeluarga dan supir angkot tidur di pull angkot. Kami ditawari untuk menginap semalam dan izin untuk bersih-bersih dan istirahat untuk besok subuh kami melanjutkan untuk ke Situ Gunung dan Curug Sawer

#Day1 #SyariBackpacker #31122015 #CurugCilember #Bogor #Sukabumi

0 komentar:

Post a Comment