Shelbyra Fitri "다비치"

"God grant me the serenity to accept the things I cannot change; courage to change the things I can; and wisdom to know the difference"

Berpikir sebelum membuat akta lahir

Pagi ini saya mengurus perubahan letak posisi nama keponakan saya yang sebelumnya bernama Ahmad Aurelia Karenina menjadi Aurelia Karenina Ahmad

Sebelumnya saya sudah mencari info via gugel dari berbagai kasus dan menelepon sendiri ke Dispendukcapil DKI Jakarta yang menginfokan bahwa perubahan letak nama ini masih bisa diurus tanpa harus melalui pengadilan yang notabene perubahan nama memang harus melalui Pengadilan bila ada perubahan huruf atau penambahan nama dalam akta lahir

Dikarenakan saya libur hari ini maka berangkatlah saya mendatangi kelurahan penjaringan dan diinfokan bahwa saya harus ke Dispendukcapil DKI Jakarta dan kesana lah saya yang tiba sekitar pukul 11.30 dan telah memasuki waktu sholat jumat dan harus menunggu hingga jam 1.30 karena akan aktif normal kembali. Saya bertanya kepada petugas wanita yg saya tahu mereka tidak sholat jumat dan bertanya apa saja persyaratan untuk perubahan letak nama tsb dan mereka bilang harus menunggu sampai jam 1.30 dan akan dilayani di loket 1.
Waktu telah memasuki jam 1.30 dan berselang 2 nomor di depan saya, tibalah no antrian saya sekitar jam 1.40 dan mengutarakan maksud kedatangan saya ke Dispendukcapil tsb dan kaget dicampur kecewa karena petugas wanita nya bilang bahwa nama yg sudah tertera di akta lahir sudah tidak bisa diubah dan saya berbekal info dari gugel bilang bahwa nama bisa diubah dan petugas (kekeh) bilang nama tidak bisa diubah dan harus terima nama yang sudah tertera di Akta Lahir... #What

Kesel bukan kepalang, akhirnya sambil gugling, saya meluncur jam 1.50 ke Dispendukcapil Jakarta Utara dari daerah Grogol ke Tg Priok dengan kecepatan diatas rata-rata  dan tiba di kantor tsb jam 2.50 siang dan bertanya ke petugas tentang maksud saya tsb dan petugasnya bilang harus ke Dispendukcapil DKI JAKARTA dan saya bilang,bahwa saya baru saja dari sana dan petugas sana bilang tidak bisa merubah nama akta lahir.  

Petugas nya menambahkan namanya bisa dirubah dan harus melalui pengadilan Jakarta dan memakan waktu berbulan bulan untuk perubahan nama karena prosesnya dengan persidangan dengan biaya besar diatas 1 juta. 

Saya langsung kesel karena saya sebagai masyarakat seperti dilempar kesana kesini dan petugasnya bilang bahwa saya harus ke lantai 3 bagian arsip untuk mengecek apakah arsipnya masih ada atau sudah di pusat yang saya gak tahu kantor pusatnya dimana 

Berlari lah saya ke lantai 3 dan bertemu 3 petugas arsip yang bilang bahwa lebih baik bikin akta lahir baru sekitar 350 ribu yg akan dibuat oleh petugas tsb atau melalui jalur pengadilan yang memakan waktu dan biaya hingga jutaan rupiah.

Akhirnya saya menyerah untuk menyerahkan uang 350 ribu untuk pembuatan akta lahir yang baru daripada saya harus kesana kesini dengan info yang dibuat ribet oleh petugas" tsb
Saya cuma bisa bilang...GILA...mafia di negeri sendiri cuma untuk perubahan letak nama saja yang birokrasi nya ribet

Bagi yang punya anak atau mau merubah nama, sebaiknya pikir-pikir dulu karena ada mafia yang memakan keringat saudaranya sendiri..

0 komentar:

Post a Comment