Shelbyra Fitri "다비치"

"God grant me the serenity to accept the things I cannot change; courage to change the things I can; and wisdom to know the difference"

Resume workshop "Agar Sakinah Bersamamu"
By Asma nadia dan Isa Alamsyah

Sabtu, 26 april 2014 @ JDC

- Pernikahan itu adalah sebuah keputusan "besar" saat ini untuk sebuah impian dan potensi masa depan
- Menikah bukan untuk bahagia, melainkan untuk menjadi lebih "berdaya"
- Menikah juga bukan mencari pasangan yg sempurna, melainkan "menerima" pasangan dengan sempurna
- Tambahlah "kualitas diri" selama penantian, jadikan semua sbg media pembelajaran
- Jangan menikah karena jatuh cinta, menikahlah jika bersamanya "surga" itu akan terasa lebih dekat
- Pernikahan itu ujiannya banyak, jangan tertipu dengan penampilan luar indahnya saja
- Jalan menuju sakinah adalah dengan perhatikan calon pasanganmu, pastikan akhlaknya tak pernah membosankanmu. Pun pengertianmu terhadap dirimu sendiri. Pengetahuan seseorang terhadap dirinya sendiri akan lebih menenangkan dan membuat tenang orang2 sekitarnya (sadar diri dan sadar orang lain)

- Cara prediksi masalah di masa depan :
1. Kenali karakter pasangan lewat kebiasaan
perasaan pasangan harus menjadi prioritas
2. Kenali latar belakang keluarganya
3. Lihat kualitas diri ketika ada masalah

- Setiap pernikahan memiliki ujian, namun sakinah akan hadir ketika "daya tahan" dalam pernikahan lebih kuat dari ujian-ujian pernikahan
- Persepsi baik akan membuat baik prediksi buruk
- nikah -> happy -> problem -> solving -> Happy Sakinah Family
- Ujian pernikahan :
1. Karakter/kebiasaan
Karakter itu sbnrnya bisa diubah, dibentuk sesuai keadaan yang dihadapi
Be the best of you, not be your self!
Ketika masalah datang, bisa jadi ada 2 kemungkinan, bisa diselesaikan saat itu juga, atau bisa diselesaikan nanti. Maka carilah "Golden Moment" untuk menyelesaikannya
Kalo mau ngambek, jadilah "pengambek visioner", punya tujuan bgmn kedepan
2. Finansial
Percaya Alloh tidak akan menelantarkan hamba-Nya. Pahami konsep rejeki akan lebih menenangkan. Alloh pun sudah memberi semua, tinggal bgmn cara kita meraihnya
​3. Kesetiaan
Apapun yg membuatmu gelisah, kembalikan semua pada Alloh dan kembali pada pasanganmu. Nasehat2 kebaikan itu ada bersama pasangan yg baik.
4. KDRT
Ingat hadits Rasul yang mengatakan berlemah lembutlah pada istrimu
5. Kesehatan/kehilangan
Suami/istri harus tau hal apapun jg dalam keluarganya, sekecil apapun, karena rahasia maut adalah sebuah misteri yg kita tdk pernah tau sama sekali kapan tibanya
Siapkan diri selalu untuk kemungkinan2 terburuk sekalipun
Itulah mengapa baiknya istri memiliki penghasilan sendiri yg tentu diridhoi suami, karena agar tdk selalu bergantung saja pada suami dan kita pun tdk pernah tau apa yg akan terjadi kedepan
- Jangan menunda masa-masa "kebersamaan" dalam keluarga, sekalipun lelah sedang menggelayuti dirimu. Ingat, semua tidak akan terulang untuk kedua kali!
- Keluarga adalah sebagai kunci keterbaikan masyarakat
- SAKINAH ADALAH TUJUAN -> agenda cinta ayah bunda
- Dengarkan semua cerita suami/istri dan anak-anak -> langkah baik mereka dekat ke kita dan kesempatan memberikan "inputan-inputan bijak" akan lebih mudah
- Haluskan bahasamu pada suami/istri dan anak-anak
- Senyum dan perkataan orang tua itu adalah "investasi" bagi anak-anaknya
Mudah2an bisa menjadi bekal dalam proses menjemput takdir jodoh terbaik dari-Nya bagi yg belum menikah, pun semoga jadi bahan penguat pernikahan bagi yang telah menikah..
Mari memantaskan diri!

0 komentar:

Post a Comment